Sejarah dan perkembangan JavaScript
Last updated
Last updated
Sejarah dan Perkembangan JavaScript
1995
Pembuatan JavaScript
Brendan Eich di Netscape menciptakan JavaScript dalam waktu 10 hari. Awalnya disebut Mocha, kemudian berganti nama menjadi LiveScript sebelum akhirnya dinamakan JavaScript.
1996
Perubahan Nama
JavaScript dirilis dengan nama JavaScript di Netscape Navigator 2.0 pada bulan Maret 1996.
1997
Standarisasi ECMAScript
ECMA International mengadopsi JavaScript sebagai standar ECMAScript.
1999
ECMAScript 3
Rilis ECMAScript versi 3 yang menambahkan fitur seperti regular expressions, exception handling, dan more robust string handling.
2005
AJAX Popular
AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) mulai populer dan mengubah cara aplikasi web dibangun, memungkinkan interaksi yang lebih dinamis dan asinkron dengan server.
2009
Node.js Diluncurkan
Ryan Dahl menciptakan Node.js, memungkinkan JavaScript dijalankan di server.
2015
ECMAScript 6 (ES6)
Rilis ECMAScript 6 (ES6) atau ECMAScript 2015, memperkenalkan banyak fitur baru seperti let/const, arrow functions, classes, template literals, dan lainnya.
2016
ECMAScript 2016
ECMAScript 2016 (ES7) menambahkan fitur seperti exponentiation operator dan Array.prototype.includes.
2017
ECMAScript 2017
ECMAScript 2017 (ES8) menambahkan fitur seperti async/await, Object.values/Object.entries, dan lainnya.
2020
ECMAScript 2020
ECMAScript 2020 (ES11) menambahkan fitur seperti dynamic import, BigInt, dan Nullish Coalescing.
Sumber utama:
JavaScript telah berkembang pesat sejak penciptaannya, dari bahasa skrip sederhana hingga menjadi salah satu bahasa pemrograman paling penting di dunia pengembangan web.